LAZDAI PEDULI Menyongsong Ramadhan 1444H

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H, Tim LAZDAI memasang banner ajakan berzakat di 20 kecamatan se-bandar lampung. Tujuan pemasangan banner ini sebagai ajakan untuk masyarakat indonesia khususnya warga Bandar Lampung untuk berzakat, berinfaq dan bersedekah di bulan suci Ramadhan maupun bulan-bulan biasa nya. LAZDAI PEDULI telah berkolaborasi dengan berbagai lembaga dan donatur dalam memudahkan penyaluran berupa zakat, infaq dan sedekah yang telah diterima. Yuk, giliran kamu berikutnya. Jangan lupa Zakat, Infaq dan Sedekahnya yaa..
Cara Bahagia Sebagai Muslim

Sebagai seorang Muslim, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencapai kebahagiaan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah tiga cara berbahagia sebagai seorang Muslim: Mengembangkan hubungan yang kuat dengan Allah SWT. Salah satu cara untuk merasa bahagia sebagai seorang Muslim adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan ibadah seperti shalat, membaca Al-Quran, zikir, dan puasa. Selain itu, dengan selalu berdoa dan meminta pertolongan kepada Allah SWT, seseorang dapat merasa tenang dan yakin bahwa segala sesuatunya telah direncanakan dengan baik. Berbuat baik kepada orang lain. Sebagai seorang Muslim, penting untuk membantu orang lain dan berbuat baik kepada sesama manusia. Dalam Islam, amalan seperti sedekah, berbagi makanan, dan membantu orang yang membutuhkan, dianggap sebagai cara yang paling mulia untuk mencapai kebahagiaan. Dengan membantu orang lain, seseorang dapat merasa puas dan merasa bermanfaat bagi orang lain. Menjaga hubungan dengan keluarga dan teman-teman. Menjaga hubungan dengan keluarga dan teman-teman juga merupakan cara penting untuk mencapai kebahagiaan sebagai seorang Muslim. Dalam Islam, hubungan keluarga dan teman-teman dianggap sangat penting, dan dianjurkan untuk selalu menjaga hubungan baik dengan mereka. Dengan memiliki hubungan yang kuat dengan keluarga dan teman-teman, seseorang dapat merasa diterima dan merasa memiliki tempat yang aman di dunia ini.
Bantuan Hewan Ternak Kambing Untuk Desa Wonomarto

Lampung Utara (04/02/2023) – Alhamdulillah, program Sedekah Sinergi Yayasan LAZDAI Lampung-Desa Wonomarto wujudkan Ternak Berdaya Yayasan LAZDAI Lampung sinergi dengan Desa Wonomarto, alhamdulillah pada tanggal 4 Februari 2023, realisasikan Manfaat Sedekah Kencleng dalam Program Ternak Berdaya berupa bantuan modal 6 ekor kambing bagi warga kurang mampu di Desa tersebut. Ketua Yayasan LAZDAI H.Yusuf Effendi, SE menyampaikan dalam sambutannya bahwa ini merupakan wujud luasnya manfaat sedekah. Kepala Desa Bapak Waskito menyampaikan terimakasih, berkat kerjasama dengan Yayasan LAZDAI Lampung, alhamdulillah banyak warga terbantu pengobatan, dan program ternak berdaya. Semoga keberkahan untuk semua Aamiin
Lampung Mengaji Bareng Lazdai Peduli #04022023

Kegiatan Lampung mengaji bareng Lazdai Peduli
Jumat Berkah Lazdai Peduli #03Feb

Jumat berkah berbagi sayuran kepada warga sekitar lingkungan kantor Lazdai Peduli.
Istimewa Sedekah di Bulan Rajab

Bulan Rajab adalah salah satu bulan yang sangat mulia di dalam Islam. Di bulan ini, umat Muslim dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan kebaikan, salah satunya adalah sedekah. Menurut sejumlah hadis, sedekah yang diberikan di bulan ini memiliki keutamaan dan pahala yang besar. Sedekah di bulan Rajab dianggap sebagai ibadah yang sangat dianjurkan dan sangat mendatangkan keberkahan. Salah satu keistimewaan sedekah di bulan Rajab adalah bahwa pahalanya akan terus mengalir sepanjang masa. Sedekah yang diberikan di bulan ini dapat memberikan manfaat yang besar, baik bagi orang yang menerima maupun bagi yang memberikan sedekah. Sedekah juga dianggap sebagai sarana untuk membersihkan diri dari dosa-dosa, sehingga keberkahan dan kebahagiaan dapat mengalir dengan mudah dalam hidup kita. Di bulan Rajab, banyak lembaga sosial dan organisasi amal yang bergerak aktif dalam melakukan berbagai program sedekah. Mereka mengajak umat Muslim untuk berpartisipasi dalam amalan sedekah dengan memberikan sebagian harta mereka untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Program sedekah di bulan Rajab biasanya dilakukan dalam skala besar dan melibatkan banyak orang, sehingga pahala yang diperoleh pun semakin besar. Dengan melakukan sedekah di bulan Rajab, umat Muslim di seluruh dunia diharapkan dapat memperbaiki hubungan dengan Allah dan dengan sesama. Sedekah dianggap sebagai sarana untuk membersihkan diri dari dosa-dosa dan membuka jalan menuju keberkahan dan kebahagiaan. Oleh karena itu, di bulan ini, marilah kita semua bergabung dalam gerakan sedekah dan berbagi kebahagiaan kepada sesama. Dengan berbuat kebaikan di bulan Rajab, kita dapat membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi diri kita sendiri dan bagi orang-orang di sekitar kita.
Bulan Rajab dan Keutamaannya

Keutamaan Bulan Rajab, ia merupakan salah satu dari bulan haram. Di mana bulan haram ini adalah bulan yang dimuliakan. Bulan ini adalah yang dilarang keras melakukan maksiat, serta diperintahkan bagi kita untuk beramal sholih. Bulan Rajab adalah Bulan Haram Bulan Rajab terletak antara bulan Jumadal Akhiroh dan bulan Sya’ban. Bulan Rajab sebagaimana bulan Muharram termasuk bulan haram. Allah Ta’ala berfirman, إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At Taubah: 36) Ibnu Rajab mengatakan, ”Allah Ta’ala menjelaskan bahwa sejak penciptaan langit dan bumi, penciptaan malam dan siang, keduanya akan berputar di orbitnya. Allah pun menciptakan matahari, bulan dan bintang lalu menjadikan matahari dan bulan berputar pada orbitnya. Dari situ muncullah cahaya matahari dan juga rembulan. Sejak itu, Allah menjadikan satu tahun menjadi dua belas bulan sesuai dengan munculnya hilal. Satu tahun dalam syariat Islam dihitung berdasarkan perpuataran dan munculnya bulan, bukan dihitung berdasarkan perputaran matahari sebagaimana yang dilakukan oleh Ahli Kitab.” (Latho-if Al Ma’arif, 202) Mengenai empat bulan yang dimaksud disebutkan dalam hadits dari Abu Bakroh, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ ”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadal (akhir) dan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679). Jadi, empat bulan suci tersebut adalah (1) Dzulqo’dah; (2) Dzulhijjah; (3) Muharram; dan (4) Rajab. Apa Maksud Bulan Haram? Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah berkata, ”Dinamakan bulan haram karena dua makna: Pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian. Pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan itu. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan.” (Lihat Zaadul Masiir, tafsir surat At Taubah ayat 36). Karena pada saat itu adalah waktu sangat baik untuk melakukan amalan ketaatan, sampai-sampai para salaf sangat suka untuk melakukan puasa pada bulan haram. Sufyan Ats Tsauri mengatakan, ”Pada bulan-bulan haram, aku sangat senang berpuasa di dalamnya.” Bahkan Ibnu ’Umar, Al Hasan Al Bashri dan Abu Ishaq As Sa’ibi melakukan puasa pada seluruh bulan haram, bukan hanya bulan Rajab atau salah satu dari bulan haram lainnya. Lihat Latho-if Al Ma’arif, 214. Ulama Hambali memakruhkan berpuasa pada bulan Rajab saja, tidak pada bulan haram lainya. Lihat Latho-if Al Ma’arif, 215. Namun sekali lagi, jika dianjurkan, bukan berarti mesti mengkhususkan puasa atau amalan lainnya di hari-hari tertentu dari bulan Rajab karena menganjurkan seperti ini butuh dalil. Sedangkan tidak ada dalil yang mendukungnya. Lihat bahasan Muslim.Or.Id sebelumnya: Adakah Anjuran Puasa di Bulan Rajab? Ibnu Rajab Al Hambali berkata, ”Hadits yang membicarakan keutamaan puasa Rajab secara khusus tidaklah shahih dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam, begitu pula dari sahabatnya.” (Latho-if Al Ma’arif, 213). Hati-Hati dengan Maksiat di Bulan Haram Ibnu ’Abbas mengatakan, ”Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci, melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar, dan amalan sholeh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak.” (Latho-if Al Ma’arif, 207) Bulan Haram Mana yang Lebih Utama? Para ulama berselisih pendapat tentang manakah di antara bulan-bulan haram tersebut yang lebih utama. Ada ulama yang mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Rajab, sebagaimana hal ini dikatakan oleh sebagian ulama Syafi’iyah. Namun Imam Nawawi (salah satu ulama besar Syafi’iyah) dan ulama Syafi’iyah lainnya melemahkan pendapat ini. Ada yang mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Muharram, sebagaimana hal ini dikatakan oleh Al Hasan Al Bashri dan pendapat ini dikuatkan oleh Imam Nawawi. Sebagian ulama yang lain mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Dzulhijjah. Ini adalah pendapat Sa’id bin Jubair dan lainnya, juga dinilai kuat oleh penulis Latho-if Al Ma’arif (hal. 203), yaitu Ibnu Rajab Al Hambali. Itulah penjelasan tentang keutamaan bulan Rajab. Semoga bulan Rajab menjadi ladang bagi kita untuk beramal sholih. Sumber : muslim.or.id
LAZDAI Peduli bersilaturahim ke UCare Indonesia

Rabu, 25 Januari 2023. Tim LAZDAI Peduli berislaturahim dan studi banding mengenai kelembagaan bersama UCare Indonesia.
LAZDAI Peduli berilmu ke LAZ ZAKAT SUKSES

Rabu, 25 Januari 2023. Tim LAZDAI Peduli bersilaturahim dan studi banding dalam menyerap Ilmu dari Kelembagaan dr LAZ ZAKAT SUKSES Depok.
