Memasuki Tahap Akhir Penerimaan Siswa Baru RPD Menjahit Gratis Lazdai, 11 Calon Siswa Ikuti Tes Wawancara hari ini

Bansar Lampung – Rumah Pemberdayaan Dhuafa (RPD) merupakan salah satu dari 5 program distribusi dan Pemberdayaan yang dilaksanakan oleh Lazdai Lampung. RPD Lazdai pada awalnya hanya berbentuk kursus komputer gratis yang diperuntukan khusus bagi para remaja laki-laki dengan kriteria yatim, dhuafa dan putus sekolah. Setelah berjalan selama 8 tahun dan meluluskan 11 angkatan, RPD Lazdai melebarkan sayap pemberdayaannya dengan membuka kelas menjahit yang diperuntukan khusus bagi wanita. Kuota penerimaan calon siswa RPD Lazdai untuk kelas komputer dan multimedia sebanyak 34 siswa dan kelas menjahit sebanyak 10 siswi. Sampai dengan hari terakhir pendaftaran, lazdai menerima lebih dari 50 berkas calon siswa kelas komputer dan belasan berkas calon siswi kelas menjahit. Setelah terdatar menjadi calon siswa di RPD Lazdai, tahap selanjutnya yang harus dilalui oleh seluruh calon siswa adalah seleksi berkas, tes tertulis dan tes wawancara. Prihtiono selaku manajer harian Lazdai yang langsung mewawancarai calon siswa hari ini (19/8/2019) mengatakan harapannya untuk bisa memaksimalkan program ini demi melahirkan sumber daya manusia yang mandiri dan siap kerja ataupun memulai usaha. “Saya bersyukur kalo program RPD ini banyak peminatnya, tapi saya juga sedih dengan banyaknya pendaftar, artinya masih banyak orang di sekeliling kita yang kurang beruntung. Ditambah lagi saat ini kuota keseluruhan siswa RPD yang dapat kita terima masih sedikit, hanya 44 orang. Harapannya bisa memberdayakan lebih banyak orang lagi, membantu memandirikan masyarakat demi kemajuan bangsa Indonesia. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mendukung program ini, InsyaaAllah jika bersama-sama seperti ini, kita akan bisa melakukan perubahan besar ke arah yang lebih baik lagi untuk anak-anak muda Indonesia,” terang Prihtiono. Ana (calon siswa RPD kelas menjahit) yang mengikuti wawancara hari ini menyampaikan harapannya untuk bisa bergabung dan belajar bersama di RPD Lazdai. “Saya harap bisa lulus dan diterima jadi siswi disini, saya denger dari temen-temen di RPD lazdai banyak yang bisa dipelajari. Selain materi utama menjahit, di Lazdai diajari mengaji, wira usaha, belajar islam dan softskill lainnya. Saya pengen lulus dari ini bisa buka usaha sendiri,” tutup Ana.
Peringati HUT RI ke 74, Ini Pesan Direktur LAZDAI Untuk Generasi Muda

Lazdai Peduli – Bulan Agustus merupakan salah satu bulan yang penuh sejarah bagi rebuplik Indonesia, pasalnya pada pertengahan bulan ini tepatnya hari Jum’at tanggal 17 Agustus 1945 pukul 11.30 wib rakyat Indonesia yang diwakili oleh Ir. Soekarno menyatakan diri sebagai sebuah Negara yang merdeka, dengan pembacaan teks Proklamasi secara resmi oleh Ir. Soekarno. Peristiwa yang diawali dari menyerahnya Negara Jepang kepada Amerika Serikat dan sekutu sebagai akibat dari bom atom yang dijatuhkan Amerika di kota Hiroshima pada tanggal 6 agustus dan Nagasaki Jepang pada tanggal 9 agustus 1945 membuat moral dan semangat tentara jepang menurun di seluruh dunia. Melihat kondisi yang demikian, tekad dan semangat para pemuda Indonesia semakin bergejolak untuk segera menyatakan kemerdekaan Indonesia. Atas inisiatif para pemuda yang terus mendesak inilah akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945 Ir. Soekarno membacakan teks proklamasi yang ditulisnya sendiri dan kemudian diketik oleh Sayuti Melik serta ditanda tangani oleh Ir. Soekarno dan DRS. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Melihat sejarah para pemuda Indonesia yang gemilang, direktur Lazdai bapak H. Yusuf Effendi, SE memberikan pesan kepada anak muda masa kini agar para pemuda menjadi generasi yang tangguh, karena merekalah harapan Bangsa kedepannya. “Perjuangan belum selesai, perbaiki diri, benahi mental. Ubah paradigma berfikir, jangan jadi generasi cengeng. Bangsa ini membutuhkan anak muda yang unggul dan bermoral tuk Indonesia maju dan berjaya. M E R D E K A. . . ! ! !,” kata Yusuf di laman media sosialnya.
Yakesma Gandeng Lazdai Kirimkan Hewan Qurban Ke Pekon Umbar Tanggamus

Yayasan Kesejahteraan Madani (YAKESMA) salurkan hewan kurban ke pekon Umbar bersama Lazdai Lampung. Kegiatan Rabu (14/8/2019) dipimpin Kepala Bagian Distribusi Lazdai bapak Nur Handoyo beserta 5 orang relawan. Pekon Umbar terletak di kawasan teluk Lampung, tepatnya di kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus provinsi Lampung. Akhir tahun lalu, pekon Umbar ditimpa musibah banjir bandang yang diakibatkan oleh meluapnya sungai Umbar karena hujan deras selama sepuluh hari berturut-turut. Musibah yang terjadi tengah malam tersebut menewaskan seorang warga dan menghanyutkan 17 rumah serta membuat akses transportasi dan komunikasi menjadi terputus. Perjalanan dari Bandar Lampung menuju pekon Umbar membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam melalui jalur tataan, medan perjalanan yang menanjak dan berbatu membuat laju kendaraan berjalan lambat. Memasuki kawasan kelumbayan, tim lazdai disuguhi pemandangan perbukitan dan jalanan berkelok serta lereng-lereng curam. Jalan yang dilalui cukup bagus, hanya ada beberapa bagian jalan yang rusak dan longsor. Nur Handoyo dan tim lazdai sampai di pekon Umbar jam 9 pagi. Sementara hewan qurban sudah dikirim di hari sebelumnya. “Hari ini kami menyalurkan 1 ekor sapi dan 3 ekor kambing di pekon Umbar. Ini merupakan program kerjasama dari Yakesma yang berkantor di Jakarta dan lazdai untuk menyalurkan hewan qurban di lokasi bencana. Kami berangkat dari kantor Lazdai jam 6 pagi, sampai di Umbar sudah jam 9. Kalo sapi dan kambing sudah diantar kemarin. Jadi begitu sampai, langsung serah terima kepada tokoh masyarakat dan langsung dilakukan penyembelihan hewan qurban di pinggir sungai umbar, selanjutnya mereka yang mengolah dan membagikan ke warga. ” kata Nur Handoyo. Azmi (perwakilan warga)yang menjadi penanggung jawab penyaluran hewan qurban di pekon Umbar mengucapkan banyak terima kasih kepada yakesma dan lazdai atas hewan qurban yang di berikan untuk warga disana. “warga semua mengucapkan terima kasih banyak kepada lazdai dan yakesma, sudah mau jauh-jauh datang ke Umbar bawa hewan qurban. Kami sangat senang, tapi kami mohon maaf sekiranya sambutan kami seadanya. Titip salam untuk para donatur dan tim lazdai yang lain, insyaaAllah daging qurban akan kita bagikan untuk 175 KK di 7 pedukuhan di Umbar,” tutur Azmi. Nurul (lazdai) yang juga turut hadir dalam penyaluran hewan qurban ke pekon Umbar menceritakan suasana kekeluargaan yang begitu akrab antar warga disana. “saya melihat kekeluargaan mereka sangat erat, semangat gotong royongnya tinggi. Semua bagian hewan qurban dibagi rata dari mulai daging, tulang, kulit bahkan sampai jeroannya juga. Gak ada pembeda-bedaan, semua dibagi rata. Yang begini harus terus dipertahankan, ga nyesel ikut kegiatan-kegiatan begini,” tutup Nurul.
Tak Kebagian Daging Qurban dari Masjid, Warga Berundung Senang ada Qurban dari Lazdai

Bandar Lampung (12/8), Hari raya Idul adha atau sering disebut idul qurban sudah memasuki hari kedua, masyarakat muslim sangat bersuka cita dan terlihat sangat antusias memotong hewan qurban dan membagikan daging sapi ataupun kambing ke berbagai daerah. Namun, masih ada beberapa wilayah di pelosok lampung yang tak bisa merasakan nikmat hari raya qurban secara sempurna dikarnakan tidak mendapatkan sepotong daging qurban pun. Salah satunya adalah di desa Berundung, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan. Berundung merupakan wilayah pertambakan yang letaknya di bagian Lintas Timur Sumatera. Hampir sebagian besar wilayahnya dikelilingi oleh sawah dan di dominasi oleh tambak, baik tambak tradisional maupun tambak intensif. Tak heran jika rata-rata penduduknya bekerja sebagai buruh tani dan tambak, selain itu juga mereka bekerja sebagai pencari cacing laut. Amin dan 3 orang tim lazdai berangkat dari Bandar Lampung jam 9 pagi. Menempuh perjalanan selama 3 jam sampai di kecamatan ketapang dan dilanjutkan menuju desa Berundung yang letaknya berkisar 10 KM dari kecamatan. Memasuki wilayah pedesaan, tampak sekeliling jalur merupakan bukit-bukit tandus area perkebunan jagung dan sawah-sawah yang kekeringan akibat musim kemarau, ditambah lagi jalan yang berbatu dan berdebu. “Kami bawa kambing 5 ekor, dari Bandar lampung menggunakan mobil pik up, berangkat jam 9 pagi sampai berundung sudah jam 1 siang. Warga sudah berkumpul di lokasi pemotongan hewan qurban. Mereka sangat senang dan sangat antusias untuk ikut membantu pemotongan hewan qurban. Salah satu warga ada yang cerita, kalo mereka belum kebagian hewan qurban, jadi merasa sangat senang karna tau ada donatur yang menyalurkan hewan qurban disana.” Kata Amin. Nurul Hidayat (lazdai) yang berasal dari ketapang menyampaikan di kampung ini hampir setiap tahun tidak banyak yang berqurban. “Alhamdulillah kalo tahun ini ada yang qurban, tapi cuma 3 ekor kambing, sedangkan warganya banyak, jadi banyak sekali warga yang tidak kebagian daging qurban. Terlebih lagi beberapa warga yang rumahnya di pematang-pematang tambak dekat laut, tidak pernah mendapatkan daging qurban setiap tahun. Makanya tahun ini kita adakan qurban disini supaya mereka bisa merasakan.” Tutur nurul yang ikut hadir saat pemotongan hewan qurban. Penyaluran daging qurban dibagikan kepada 75 KK. Selain penyaluran hewan qurban, sebelumnya tim Lazdai juga menyalurkan Al-Qur’an dan Iqro untuk ibu-ibu pengajian dan anak-anak TPA disana. Nelvi, salah satu tim lazdai menceritakan pengalamannya saat penyaluran hewan qurban disana. “saya senang melihat warga yang berduyun-duyun datang ke lokasi pemotongan, saya lihat wajah-wajah mereka yang sangat senang dan tampak antusias membantu pemotongan hingga selesai, suasana kekeluargaan dan gotong royong masih sangat kental. Tapi sayangnya kita cuma bawa 5 ekor kambing, jadi warga cuma dapat sedikit daging, tahun depan kita harus bisa salurkan sapi kesini. Ditambah lagi saat penyaluran ke rumah warga yang di dekat laut, kita naik motor kesana, melalui jalan setapak yang kanan kirinya parit dan tambak. Beberapa kali saya turun dari motor dan jalan kaki karna takut jatuh, apalagi saat melewati jembatan kayu yang tidak ada pengamannya sama sekali, cukup menegangkan. Tapi semua itu terbayar saat melihat wajah-wajah mereka yang antusias dan sangat senang menerima daging qurban dari donatur lazdai, mereka mengucapkan banyak terima kasih kepada donatur dan berharap tahun depan bisa berqurban lagi disana,” tutup nelvi.
Kompak Lapak Berbagi Pakaian Layak Pakai Bersama Lazdai

Jalan-Jalan Sambil Berbagi Kali ini target dan sasaran tim relawan kompak lapak dan Lazdai Lampung dalam program jalan-jalan sambil berbagi adalah para nelayan dan petani di sekitaran pantai laguna helau Kalianda, Lampung Selatan. Di Kalianda sendiri, masih sangat banyak tempat wisata yang masih belum terekspos secara luas di masyarakat, mulai dari wisata pantai yang indah dengan pasir yang putih dan bersih dari sampah, sampai wisata kuliner dan lainnya. Tempat yang dikunjungi kali ini adalah pantai lepas di desa lubuk dalam. Pantai nan cantik dan masih gratis ini berada tepat sebelum pantai laguna helau atau alau-alau butik resort jika dari arah bandar lampung. Selain jalan-jalan, tim relawan juga membagikan pakaian layak pakai serta perlengkapan ibadah (mukena) kepada masyarakat yang ditemui di lokasi tersebut. Selanjutnya tim relawan menyusuri pantai ini melewati pantai laguna hingga pantai kedu dan lanjut berbagi di sekitaran jalan cinta yang tempatnya tepat di belakang komplek Pemda Lampung Selatan. Program jalan-jalan sambil berbagi ini merupakan program sosial yang bertujuan untuk melakukan pemetaan terkait potensi-potensi wisata di lampung yang mungkin ke depan dapat dikelola secara lebih baik dan dapat memberdayakan masyarkat yang tinggal di lingkungan tersebut._____________________________Informasi program lainnya;📲 085764575856 / (0721) 7694477🌎 fb. Lazdai LampungFb fans. Lazdai Peduliwww.lazdaipeduli.org_____________________________Donasi dan Pembayaran Ziswaf🏧 BSM 700 704 8108 an. LAZDAI 🏧 BNI Syariah 0285 076 892 (zakat) 🏧BNI Syariah 0285 076 122 (Infaq) an. LAZDAI / Yayasan Amal Insani____________________________Program Lazdai1. Rumah Pemberdayaan Dhuafa (Gratis)– Kelas Desain Grafis & Multimedia (laki-laki)– Kelas Menjahit (Perempuan)2. Sentra Dakwah Ummat3. Layanan Sosial Kemanusiaan4. Layanan Ekonomi Ummat5. Beasiswa Pendidikan Program Cerdaskan Ummat___________________________Head office;Jl. Darussalam, Perumahan Bukit Billabong Jaya Blok B1. No.11 Kel. Billabong, Kec. Langkapura, Bandar Lampung Rumah Pemberdayaan Dhuafa;Jl. Purnawirawan Raya, Gunung Terang (depan SMP IT Ar Raihan)
Kompak Lapak dan Lazdai Bina Remaja Islam di Segala Mider

Kompak Lapak dan Lazdai Bina Remaja Islam di Segala Mider Bandar Lampung (27/7), Komunitas Pengumpul Pakaian Layak Pakai (Kompak Lapak) Lampung bersama LAZDAI melaksanakan kegiatan Pembinaan bagi remaja islam di Lingkungan II, Kelurahan Segalamider Bandar Lampung. Selain melakukan pembinaan dalam bentuk kajian keislaman, Kompak lapak dan Lazdai juga menyerahkan pakaian layak pakai beserta Al-Qur’an yang langsung diterima oleh 15 remaja islam ini. harapannya kedepan mereka akan tetap istiqomah dalam mempelajari islam dan semangat dalam menghafal, mempelajari, mengamalkan serta mengajarkan Al-Qur’an kepada orang lain. (red.nh)
Salurkan Al-Qur’an Ke Lampung Selatan, Lazdai Kunjungi Beberapa Titik
Lazdai sampaikan amanah Al-Qur’an dari Donatur untuk TPA di Lampung Selatan Bandar Lampung (29/7), Tim Lazdai keliling Lampung Selatan sampaikan amanah Al-Qur’an dari para donatur untuk TPA dan TPQ yang membutuhkan. Hampir seratusan Al-Qur’an dan Iqro dibagikan di beberapa tempat dengan rincian sebagai berikut TPA Al-Ikhlas, Desa Karang Sari, Kecamatan Ketapang sebanyak 8 Al-Qur’an dan 15 IqroTPQ Nurul Iman, Desa Taman Jaya, Kecamatan Ketapang sebanyak 32 Al-Qur’anTPA Nurul Iman, Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang Sebanyak 20 Al-Qur’an dan 20 IqroIbu-ibu Pengajian Desa Berundung, Kecamatan Ketapang, Sebanyak 25 Al-Qur’an dan 25 IqroMusholla, Labuhan Ratu Lampung Timur sebanyak 5 Al-Qur’an. Harapannya program ini bisa terus berjalan untuk menjangkau seluruh tempat-tempat yang memang membutuhkan, sehingga terwujud generasi-generasi al-qur’an untuk masa depan. aamiin. (red.nh)
Lazdai Salurkan Al-Qur’an untuk Ponpes dan TPA di Lampung Selatan
Bantuan Al-Qur’an untuk Pondok Pesantren Darul Arkam Bandar Lampung (28/7), Lazdai berikan bantuan untuk Pondok Pesantren Darul Arkom yang bertempat di Desa Semana Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan. Pondok Pesantren Darul Arkom merupakan pondok pesantren salafiyah pindahan dari Sidomulyo Lampung Selatan. Pondok ini baru berdiri sekitar 1 tahun, namun dalam perjalanannya lahan yang digunakan untuk lokasi pondok tersebut menjadi sengketa antara 2 desa yang sama-sama mengakui bahwa lokasi tersebut berada di desa itu. Dikarenakan tidak menemui kesepakatan antara kedua desa, maka pimpinan pondok pesantren Darul Arkom memutuskan untuk pindah ke Bakauheni. Pondok yang kini berdiri di atas tanah waqaf peninggalan orang tua dari pimpinan pondok tersebut baru memiliki sekitar 30 santri putra dan putri dengan fokus belajar Al-Qur’an dan kitab-kitab. kehadiran pondok tersebut juga disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat sekitar, ini dapat dibuktikan dari seringnya para santri dan santriwati dilibatkan dalam kegiatan keagamaan maupun kegiatan lainnya di lingkungan. (red.nh)
Penerimaan Siswa Baru RPD Kelas Desain Grafis
Rumah Pemberdayaan Dhuafa (RPD) LAZDAI kembali membuka pendaftaran siswa baru untuk kelas desain grafis dan multimedia angkatan ke 13 dengan jumlah kuota 34 siswa. Program yang ditujukan khusus untuk remaja dari keluarga dhuafa, yatim / putus sekolah ini bertujuan untuk memberikan pelatihan lifeskill dan kewirausahaan kepada para siswa agar menjadi pemuda/i yang sholeh dan sholehah, berdaya dan mandiri serta siap terjuan dalam dunia kerja maupun berwirausaha. Program pelatihan gratis ini akan berlangsung selama 6 bulan reguler dan 2 bulan magang. Persyaratan bagi calon siswa yang akan mengikuti program ini adalah sebagai berikut:1. Laki-laki (muslim)2. Usia 17 -25 thn3. Berkomitmen mengikuti sistem pelatihan selama 6 bulan4. Mendapat izin dari keluarga5. Pendidikan minimal SMP dan maksimal SMA/K sederajat6. Menyerahkan berkas pendaftaran : 1). Formulir pendaftaran (diambil di kantor lazdai) 2). Fotocopy Akta Kelahiran, KTP & KK 3). Fotocopy Ijazah/Raport terakhir 4). Fotocopy sertifikat/piagam (jika ada) 5). Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan.7. Tidak sedang bekerja/kuliah8. Lulus tes dan wawancara Fokus Belajar :1. Microsoft Office (word, excel, powerpoint)2. Desain Grafis (coreldraw/photoshop)3. Video Editing4. Kewirausahaan dan Pemasaran5. Tahsin & Tahfiz Al-Qur’an6. Materi Keislaman7. Motivasi dan Kedisiplinan8. Ekskul (futsal, beladiri, sepak bola, renang) Fasilitas :1. Ruang kelas dan ruang praktikum yang nyaman2. perlengkapan belajar yang memadai3. Tutor yang kompeten dan berpengalaman4. Sertifikat5. Penempatan kerja (kondisional)6. Makan siang7. Transort harian Waktu Belajar :Senin – Jum’at, pukul 08.00 s/d 16.00 Waktu Pendaftaran :10 Juli s/d 19 Agustus 2019, Pukul 09.00 s/d 15.00 Tes dan Wawancara :26 Agustus 2019, Pukul 08.30 s/d selesai Pengumuman :31 Agustus 2019 Mulai Belajar :2 September 2019 Informasi dan Pendaftaran :081808589874 (sms/wa/telp)(0721) 769 4477 Head Office.Alamat : Jl. Darusalam ,Perumahan Bilabong jaya blok B1. No.11 Kel. Bilabong Kec.Langkapura Kota.Bandar Lampung Bayar Zakat, Infaq/Sedekah : BNI Syariah Zakat 0285 076 892 Infaq 0285 076 122 an. Yayasan Amal Insani Bank Syariah Mandiri (BSM) 7007 048 108 an. Lazdai Konfirmasi : 0812 7946 227
