Edukasi SPT Tahunan KPP Bandar Lampung Satu bersama Lazdai Peduli

KPP Bandar Lampung Satu dan LAZDAI Peduli telah bekerja sama untuk memberikan edukasi tentang kewajiban perpajakan kepada wajib pajak di kota Bandar Lampung. Pada tanggal 16 Maret 2023, KPP Bandar Lampung Satu melakukan kunjungan ke kantor LAZDAI Peduli untuk memberikan pemahaman tentang SPT tahunan dan cara mengisi SPT secara online melalui E-Filling kepada wajib pajak. Dalam kunjungan tersebut, KPP Bandar Lampung Satu juga memberikan informasi tentang zakat sebagai salah satu faktor biaya pengurang pajak. Wajib pajak dapat memasukkan zakat sebagai pengurang pajak dalam SPT tahunan, sehingga dapat mengurangi jumlah pajak yang harus dibayarkan. Hal ini dapat mendorong masyarakat untuk memberikan zakat secara tepat dan terukur. Selain itu, LAZDAI Peduli juga memberikan dukungan sebagai Lembaga Amil Zakat resmi untuk syiar zakat dan pajak sebagai bentuk kontribusi membangun negeri. Dukungan ini diberikan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya membayar zakat dan pajak sebagai wujud ketaatan pada agama dan negara. Dukungan ini juga sejalan dengan visi LAZDAI Peduli sebagai lembaga yang peduli dan berkontribusi dalam membangun masyarakat yang sejahtera dan mandiri. Kunjungan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari KPP Bandar Lampung Satu dan pimpinan serta jajaran dari LAZDAI Peduli. Direktur LAZDAI Peduli, Bapak Nurhandoyo, menyatakan bahwa LAZDAI Peduli siap menjadi mitra sinergi penyaluran zakat, infaq, dan sedekah serta memberikan ajakan untuk melaporkan SPT tahunan secara online melalui E-Filling. Seluruh wajib pajak di kota Bandar Lampung dihimbau untuk segera melaporkan SPT tahunan mereka secara online dengan mengakses www.pajak.go.id. KPP Bandar Lampung Satu akan terus berupaya memberikan edukasi dan informasi kepada wajib pajak agar dapat memenuhi kewajiban perpajakan dengan baik. Dengan kolaborasi ini, diharapkan kesadaran wajib pajak dapat ditingkatkan dan proses pelaporan SPT tahunan dapat menjadi lebih mudah dan efisien. Kami berharap dengan kerjasama yang baik ini, kesadaran wajib pajak akan semakin meningkat dan pelaporan SPT tahunan akan menjadi lebih mudah dan efisien. Mari bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik! Zakat kita jadi apa? Yook, ikutin terus aktivitas program pemberdayaan zakat LAZDAI PEDULI Informasi lebih lanjut wa.me/+628117999300 š www.lazdaipeduli.org
Jumat Berkah Bareng Lazdai Peduli #16Maret

Kebahagiaan ibu-ibu rumah tangga tidak hanya terletak pada momen menerima paket semata, tetapi pada upaya mereka dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarganya. Sayangnya, masih banyak keluarga pra sejahtera yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan gizi harian. Untuk itu, LAZDAI Peduli sebagai organisasi sosial terus berupaya membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat pra sejahtera melalui program rutin Jum’at Berkah. Dalam program Jum’at Berkah, LAZDAI Peduli secara berkala membagikan paket sayur dan buah kepada masyarakat pra sejahtera. Program ini memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan keluarga penerima manfaat. Sayur dan buah mengandung serat, vitamin, dan nutrisi penting lainnya yang sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian. Dengan berpartisipasi dalam program Jum’at Berkah, masyarakat dapat turut serta dalam memberikan manfaat bagi sesama. Ribuan manfaat langsung telah diberikan kepada keluarga pra sejahtera melalui program ini. Selain itu, program ini juga memberikan manfaat bagi donatur yang turut serta dalam berbagi kebahagiaan dan keberkahan. Jum’at dipilih sebagai hari pelaksanaan program ini bukan tanpa alasan. Sebagai hari yang dianggap penuh berkah, Jum’at menjadi momen yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan manfaat bagi sesama. Melalui program Jum’at Berkah, LAZDAI Peduli mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya membantu sesama dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pra sejahtera. Dalam era yang semakin kompleks dan sulit, upaya membantu sesama sangatlah penting. Program Jum’at Berkah LAZDAI Peduli adalah salah satu bentuk upaya tersebut. Melalui program ini, masyarakat dapat memberikan manfaat bagi keluarga pra sejahtera dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Semoga program ini terus berjalan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan. Program Jum’at Berkah yang diinisiasi oleh LAZDAI Peduli telah memberikan manfaat yang signifikan. Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk turut serta dalam memberikan manfaat bagi sesama. Dalam era yang semakin kompleks dan sulit, upaya membantu sesama sangatlah penting. Tidak hanya organisasi sosial, setiap individu juga dapat melakukan kebaikan yang kecil namun berarti bagi orang lain di sekitarnya. Melalui tindakan kebaikan kecil ini, kita dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan orang lain dan menjadi bagian dari perubahan ke arah yang lebih baik. Mari bersama-sama berpartisipasi dalam upaya membantu sesama dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
5 Hal Persiapan Spiritual Menjelang Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia. Di bulan ini, umat muslim menjalankan ibadah puasa sebagai bagian dari ibadah yang wajib dilakukan sebagai muslim. Namun, sebelum memasuki bulan Ramadhan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan agar puasa Ramadhan dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat. Pertama, persiapkan mental dan fisik. Puasa Ramadhan memerlukan kesabaran, ketahanan, dan konsistensi. Oleh karena itu, persiapkan mental dan fisik sebelum memasuki bulan Ramadhan. Mulailah menjaga pola makan sehat dan berolahraga secara teratur agar tubuhmu siap menghadapi puasa selama sebulan penuh. Selain itu, persiapkan juga mentalmu dengan berusaha lebih sabar dan meningkatkan kualitas ibadahmu. Kedua, susun jadwal ibadah yang tepat. Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, maka manfaatkan waktu sebaik-baiknya dengan menyusun jadwal ibadah yang tepat. Carilah informasi tentang waktu berbuka puasa dan waktu shalat terdekat di daerahmu. Pastikan juga untuk menentukan waktu yang tepat untuk membaca Al-Quran dan berzikir. Dengan menyusun jadwal ibadah yang tepat, kita dapat lebih fokus dalam beribadah dan meraih pahala yang lebih banyak. Ketiga, siapkan menu berbuka dan sahur yang sehat. Makanan dan minuman yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan selama puasa. Sebaiknya persiapkan menu berbuka dan sahur yang seimbang nutrisinya dan mengandung banyak serat untuk membantu tubuh mengatasi lapar dan haus. Jangan lupa juga untuk menyiapkan air mineral dalam jumlah yang cukup untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi, tubuh kita akan tetap sehat dan bugar selama menjalankan ibadah puasa. Keempat, bersihkan diri dari dosa. Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk membersihkan diri dari dosa dan kesalahan. Minta maaf kepada orang yang pernah disakiti dan berusaha memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukan. Segera memohon maaf kepada Allah SWT dan berusaha memperbaiki diri agar lebih baik. Dengan membersihkan diri dari dosa dan kesalahan, kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan hati yang bersih dan pikiran yang tenang. Kelima, berdonasi dan berbuat kebaikan. Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berbagi dengan sesama. Berdonasi dan berbuat kebaikan dapat meningkatkan pahala kita di mata Allah SWT. Mulailah mencari informasi tentang program-program sosial dan amal yang bisa kamu ikuti selama bulan Ramadhan. Dengan berdonasi dan berbuat kebaikan, kita dapat memberikan manfaat kepada orang lain dan memperoleh keberkahan di bulan suci Ramadhan. Itulah beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum memasuki bulan Ramadhan. Namun, tentunya masih banyak hal lainnya yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan manfaat puasa Ramadhan.
5 Hal Terlarang Menyambut Ramadhan

Sebentar lagi bulan Ramadhan nih. Sebagai seorang muslim, menjelang bulan Ramadhan, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari. Hal ini bertujuan agar kita bisa memasuki bulan suci dengan bersih dan khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa. Pertama, hindari melakukan ghibah atau membicarakan orang lain di belakang mereka. Ghibah bisa merusak hubungan dengan orang lain dan mengurangi keberkahan ibadah kita. Kedua, hindari merokok. Selain merusak kesehatan, merokok juga dapat membatalkan puasa kita. Oleh karena itu, sebaiknya mulai mengurangi atau bahkan berhenti merokok menjelang bulan Ramadhan. Ketiga, hindari berlebihan dalam mengonsumsi makanan dan minuman. Terutama makanan yang berlemak dan berkalori tinggi. Kita perlu mempersiapkan tubuh agar bisa berpuasa selama sebulan penuh dengan sehat dan bugar. Konsumsi makanan sehat dan bergizi, serta hindari makanan dan minuman yang berlebihan. Keempat, hindari perbuatan maksiat seperti minuman keras, judi, dan tindakan kekerasan. Kita perlu membersihkan diri dari segala bentuk dosa sebelum memasuki bulan Ramadhan. Kelima, hindari membual atau menunjukkan kebaikan yang dilakukan kepada orang lain. Kebaikan yang kita lakukan sebaiknya hanya untuk meraih keberkahan dari Allah SWT, bukan untuk pujian dari manusia. Melakukan hal-hal di atas akan membantu kita untuk memasuki bulan Ramadhan dengan hati yang bersih dan terbebas dari dosa. Selain itu, dengan menghindari hal-hal yang dapat merusak ibadah kita, kita dapat memperoleh manfaat yang lebih besar dalam menjalankan ibadah puasa. Mari persiapkan diri dengan baik dan semangat dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan keberkahan untuk kita semua. Selain menghindari hal-hal yang tidak dianjurkan menjelang bulan Ramadhan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Salah satunya adalah dengan meningkatkan frekuensi ibadah, seperti shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir. Hal ini akan membantu kita untuk memperkuat iman dan taqwa, serta membiasakan diri untuk beribadah dengan konsisten sebelum memasuki bulan Ramadhan. Selain itu, juga penting untuk mempersiapkan diri secara materi, seperti membeli kebutuhan pokok sehari-hari sebelum Ramadhan tiba. Hal ini akan membantu kita untuk fokus dalam menjalankan ibadah puasa tanpa terganggu oleh urusan-urusan lain. Ikuti Website Lazdai Peduli untuk informasi menarik lainnya yuk.
Sinergi Lazdai Peduli dan Bimbel As-Samba

Cerita menarik dari Owner Bimbel As-Samba hari ini (11/3) mengkilas balik peran LAZDAI pada beberapa tahun kebelakang. Ternyata Ibu 6 anak bernama Alfitri Asmawati memiliki kisah perjuangan bersama LAZDAI. Alhamdulillah, hari ini Allah pertemukan kembali dengan moment perjuangan yang berbeda dan tentunya lebih baik. “Alhamdulillah, syukur sekali saya dipertemukan kembali dengan LAZDAI, kami dapat semangat kembali untuk terus berbuat baik dengan hadirnya LAZDAI PEDULI di As-Samba. Semoga Allah berkahi ya”. Ujar Umi Fitri panggilan akrabnya. Pertemuan hangat di ruangan sederhana Bimbel As-Samba Jl. Tamin ini cermin kesederhanaan seorang Owner yang memegang teguh nilai luhur mencerdaskan anak bangsa. Disambut kembali dengan misi mulia dengan mengajak LAZDAI PEDULI untuk bersinergi program kebaikan di Ramadhan tahun ini dan program jangka panjang lainnya. Perbincangan diakhiri dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama oleh Owner Bimbel As-Samba Ibu Alfitri Asmawati dan Direktur LAZDAI PEDULI Bapak Nurhandoyo. “Semoga cita-cita mulia umi Fitri dan tim As-Samba jadikan Allah ridho dan memberkahi kesuksesan Bimbel As-Samba kedepannya” Ucap Nurhandoyo. Bimbingan Belajar As-Samba merupakan sebuah lembaga pendidikan yang didirikan oleh Umi Fitri sejak tahun 2016. Lembaga ini fokus pada layanan bimbel untuk siswa sekolah dasar hingga menengah pertama. Dalam perjalanannya, Bimbel As-Samba selalu mengedepankan nilai-nilai kebaikan dan kejujuran dalam proses pembelajaran. Kini, dengan adanya sinergi bersama LAZDAI PEDULI, diharapkan Bimbel As-Samba dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif untuk pendidikan di Indonesia. Kerjasama antara Bimbel As-Samba dan LAZDAI PEDULI diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Melalui sinergi program dan syiar zakat, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih baik dan berdampak positif pada masyarakat. Bimbel As-Samba dan LAZDAI PEDULI berkomitmen untuk terus bekerja sama dan mengembangkan program-program kebaikan yang berdampak positif pada masyarakat. Semoga kerjasama ini dapat membawa manfaat yang besar bagi kedua belah pihak dan masyarakat secara luas. Semoga kerjasama ini mampu memaksimalkan potensi kebaikan dan memberikan manfaat luas untuk kebahagiaan sesama. Aaamiiin. Kerjasama bareng LAZDAI PEDULI, Luaskan Manfaat Untuk Bahagia. WA/Call CenterĀ wa.me/+628117999300
Meraih Ketenangan Hati dengan Ajaran Islam

Depresi adalah masalah kesehatan mental yang sering dialami oleh banyak orang. Dalam Islam, depresi dianggap sebagai gangguan mental yang bisa diobati dengan berbagai cara. Berikut adalah beberapa cara mengatasi depresi dalam Islam: Beribadah kepada Allah SWT Ibadah seperti sholat, membaca Al-Quran, berdzikir, dan berdoa bisa membantu mengurangi gejala depresi. Ketika kita beribadah kepada Allah, kita merasakan ketenangan dan kedamaian batin yang membuat kita merasa lebih baik. Berpikir positif Mengubah pola pikir negatif menjadi positif juga bisa membantu mengatasi depresi. Dalam Islam, kita dianjurkan untuk selalu berpikir positif dan optimis dalam segala hal. Bersosialisasi Menghabiskan waktu dengan orang lain dan berinteraksi dengan mereka dapat membantu mengurangi gejala depresi. Bergabung dengan kelompok sosial atau komunitas Islam juga dapat memberikan dukungan dan mengurangi rasa kesepian. Jangan merasa sendiri Jangan merasa sendiri dan selalu terbuka untuk berbicara dengan orang lain mengenai perasaan dan pikiran kita. Bergabung dengan kelompok sosial atau komunitas Islam juga dapat membantu mengurangi rasa kesepian dan memberikan dukungan yang dibutuhkan. Makan dan tidur yang cukup Makan sehat dan istirahat yang cukup juga dapat membantu mengatasi depresi. Dalam Islam, kita dianjurkan untuk makan yang halal dan bergizi serta tidur yang cukup agar tubuh dan pikiran kita sehat. Menghindari dosa dan melakukan kebaikan Menghindari dosa dan melakukan kebaikan dapat memberikan ketenangan batin dan membantu mengurangi gejala depresi. Islam mengajarkan kita untuk selalu melakukan kebaikan dan menghindari segala bentuk dosa. Berobat dan berkonsultasi dengan dokter Jika gejala depresi terus berlanjut, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan mental untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Dalam Islam, kita dianjurkan untuk mengobati penyakit dan menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Depresi juga dianggap sebagai ujian dari Allah SWT yang harus dihadapi dengan sabar dan ikhlas. Namun, dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan Allah dan meningkatkan keimanan. Oleh karena itu, penting untuk mengatasi depresi yang sesuai ajaran Islam dan menjaga kesehatan mental secara menyeluruh.
LAZDAI Peduli Berperan Aksi Kemanusiaan Global

Duta Besar Indonesia untuk Turki, Dr. Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi lembaga zakat anggota Forum Zakat yang telah berkontribusi bagi penyintas gempa Turki. “Saya mewakili pemerintah RI mengucapkan terimakasih kepada lembaga zakat karena telah membantu korban gempa Turki. Kontribusi lembaga zakat sangat menguatkan peran Indonesia dalam aksi kemanusiaan global,” ungkapnya pada pertemuan dengan Forum Zakat di KBRI Ankara, Selasa (7/3/2023). Pada agenda tersebut, Direktur Eksekutif Forum Zakat, Agus Budiyanto melaporkan kontribusi lembaga zakat anggota Forum ZakatĀ untuk gempa Turki. “Saat ini sudah ada 23 lembaga zakat yang turun dalam aksi penanganan gempa Turki mulai dari klaster penyelamatan/evakuasi klaster kesehatan,Ā klaster logistik, dan klaster recovery,” bebernya. “Apresiasi dari Kedubes RI merupakan bukti bahwa lembaga zakat memiliki kontribusi yang kuat dalam kemanusiaan tak hanya nasional namun juga level global,” tandasnya. LAZDAI Peduli juga berkontribusi dalam penyaluran bantuan untuk Turki sebagai bagian dari aksi kemanusiaan global. Dalam upaya ini, LAZDAI Peduli bekerja sama dengan lembaga zakat lainnya dalam Forum Zakat untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh para korban gempa di Turki, termasuk dalam klaster penyelamatan/evakuasi, klaster kesehatan, klaster logistik, dan klaster recovery. Melalui kolaborasi ini, LAZDAI Peduli berupaya untuk memperkuat peran Indonesia dalam aksi kemanusiaan global serta memberikan dukungan bagi para penyintas gempa di Turki. Aksi penanganan ini menyebar ke berbagai lokasi terdampak seperti Hatay, Gaziantep, Reyhanli, Zaitinobe, dan lain-lain. “Berdasarkan informasi dari KBRI, bantuan mendesak saat ini adalah tenda-tenda untuk tempat tinggal penyintas sampai rumah mereka dibangun kembali oleh pemerintah Turki,” kata Agus. Rencana Kolaborasi Lanjutan Pemerintah dan Lembaga Zakat Dalam agenda tersebut juga membahas rencana kolaborasi lanjutan antara pemerintah dengan lembaga zakat pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi gempa Turki. Dr Lalu mengatakan KBRI dan Lembaga Zakat anggota Forum Zakat akan mengadakan Festival Ramadan di camp pengungsian. “Tak hanya itu, program yang bisa kita eksekusi bersama adalah Pembangunan Kampung Indonesia yaitu ekosistem Indonesia di wilayah bencana, mulai dari rumah, sekolah, pasar, masjid, dll yang dibangun dari banyak entitas Indonesia,” tambahnya. Menurutnya, pemerintah Indonesia memiliki keinginan kuat untuk membangun kampung Indonesia sebagai balasan kepada Turki yang sudah membangun Desa Turki di Aceh serta bantuan pada bencana di Palu dan Lombok, silam. Dr. Lalu menyebut, dalam lima tahun ke depan, Turki memutuskan untuk menurunkan intensitas bantuan peran kemanusiaannya di tingkat Global akibat gempa ini. Sebagaimana diketahui, Turki adalah entitas dengan kontribusi kemanusiaan global No 3 dunia setelah UN dan Uni Eropa. “Maka, ini akan jadi peluang bagi Indonesia agar bisa menjadi pemain penting dengan meningkatkan kontribusi aksi kemanusiaan global. Sejalan dengan ini, bagi gerakan zakat juga saya harap bisa memperkuat peran dalam aksi kemanusiaan global. Kolaborasi kita pada gempa Turki menjadi momentumnya,” ungkap Dr. Lalu. (*) Tentang Forum Zakat- FOZ adalah asosiasi lembaga pengelola zakat yang berfungsi sebagai wadah berhimpunnya Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia. Saat ini FOZ memiliki anggota sebanyak 196 lembaga dari Aceh hingga Papua. Fungsi utama FOZ adalah penguatan kapasitas dan kompetensi pengelola, advokasi, sinergi, serta kolaborasi program-program pengentasan kemiskinan serta pemberdayaan komunitas masyarakat.
Pantangan Bulan Sya’ban

Bulan Sya’ban adalah bulan yang penting bagi umat muslim karena menjadi pengantar menuju bulan suci Ramadhan. Meskipun tidak ada puasa wajib yang dilakukan pada bulan Sya’ban, tetapi terdapat beberapa pantangan atau larangan yang perlu diperhatikan oleh umat muslim. Pertama, dilarang untuk berpuasa penuh pada bulan Sya’ban. Hal ini karena puasa wajib hanya dilakukan pada bulan Ramadhan, sedangkan puasa sunnah atau puasa sunnah muharram merupakan puasa yang dianjurkan dilakukan pada bulan-bulan lain, termasuk pada bulan Sya’ban. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak melaksanakan puasa penuh pada bulan Sya’ban, kecuali bagi orang yang terbiasa melakukan puasa sunnah di bulan-bulan lain. Kedua, dilarang menganggap malam Nisfu Sya’ban sebagai malam yang suci. Meskipun terdapat beberapa riwayat yang mengatakan bahwa malam Nisfu Sya’ban merupakan malam yang istimewa, tetapi tidak ada dalil yang kuat yang memperkuat pernyataan tersebut. Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk merayakan malam Nisfu Sya’ban dengan ibadah khusus seperti membaca Al-Qur’an atau melakukan shalat malam. Ketiga, dilarang menganggap bulan Sya’ban sebagai bulan yang membawa keberuntungan. Ada beberapa masyarakat yang mempercayai bahwa melakukan amalan tertentu di bulan Sya’ban akan membawa keberuntungan bagi mereka. Namun, tidak ada dalil yang memperkuat kepercayaan tersebut. Sebagai umat muslim, kita hanya perlu fokus pada amalan-amalan yang dianjurkan dan dilakukan secara rutin pada bulan-bulan lain, tidak hanya pada bulan Sya’ban. Keempat, dilarang mengadakan acara pernikahan atau hajatan besar-besaran pada bulan Sya’ban. Beberapa masyarakat yang masih mempercayai hal ini, karena dianggap sebagai bulan yang kurang baik untuk mengadakan acara besar. Namun, tidak ada dalil yang memperkuat kepercayaan tersebut. Oleh karena itu, tidak perlu merasa takut untuk mengadakan acara pernikahan atau hajatan pada bulan Sya’ban, asalkan dilakukan dengan tidak berlebihan. Demikianlah beberapa pantangan atau larangan yang perlu diperhatikan oleh umat muslim pada bulan Sya’ban. Sebagai umat muslim, kita harus tetap berpegang pada ajaran yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dan menjalankan amalan-amalan yang dianjurkan pada bulan-bulan lain dengan konsisten dan sungguh-sungguh.
Talkshow Kesehatan Mental Komunitas Teman Ibu

Komunitas Teman Ibu dan LAZDAI PEDULI sukses menyelenggarakan Talkshow Kesehatan Mental yang bertema “Ibu sehat keluarga bahagia” pada Sabtu siang, 4 Maret 2023 di Masjid Jami’ul Ikhlas, Kelurahan Way Halim Permai. Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mental bagi para ibu dan membantu memperkuat solidaritas di antara mereka. Talkshow diisi oleh Ibu Cindani Trika Kusuma, M.Psi, seorang psikolog yang memberikan wawasan dan pengalaman mengenai kesehatan mental. Ibu Cindani membagikan tips dan trik untuk menjaga kesehatan mental yang baik, serta mengatasi stres dan kecemasan. Dia juga membahas pentingnya dukungan sosial dalam menjaga kesehatan mental. Setelah talkshow, acara dilanjutkan dengan peluncuran Komunitas Teman Ibu. Komunitas ini dipimpin oleh dr. Agustya Dwi Ariani yang bertujuan untuk menjadi wadah bagi para ibu untuk terus belajar agar mampu mengendalikan kondisi emosinya sehingga kesehatan fisik dan mentalnya terjaga. Dalam komunitas ini, para ibu dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai keluarga, rumah, anak-anak, dan kesehatan mental. Acara tersebut juga menampilkan Bazar Sembako Murah dan Bazar Pakaian Murah, serta berbagi sembako dan doorprize menarik untuk peserta. Hal ini bertujuan untuk membantu para ibu yang membutuhkan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Acara tersebut mendapatkan dukungan dari Direktur LAZDAI PEDULI, Bapak Nurhandoyo, yang juga berharap bahwa Komunitas Teman Ibu dapat menjadi wadah yang baik bagi para ibu dalam berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai keluarga, rumah, anak-anak, dan kesehatan mental. Acara ini juga dihadiri oleh Lurah Way Halim Permai, Bapak Syafrudin, yang menyambut baik hadirnya Komunitas Teman Ibu, Bapak Babinkamtibmas setempat, tokoh setempat, dan Bapak Mi’roji, S.KM, ketua Yayasan Pemberdayaan Nusantara (YPN) Lampung. Dalam keseluruhan acara, peserta merasa sangat terbantu dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya kesehatan mental. Mereka juga merasa senang dengan adanya acara yang membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Para peserta berharap bahwa acara serupa akan diselenggarakan secara rutin dan terus mendukung para ibu dalam menjaga kesehatan fisik dan mental mereka.
